Login MIU

Tinjauan Kurikulum Tahun 2025

Departemen Teknik Informatika Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang telah menyelenggarakan kegiatan “Review Kurikulum 2025” pada Selasa, 30 September 2025. Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 08.00 sampai 15.00 WIB bertempat di Ruang Rapat Departemen Teknik Informatika Gedung B.J. Habibie.

Acara ini menghadirkan dua narasumber ahli, yaitu Prof. Wayan Firdaus Mahmudy, M.T., Ph.D. dan Prof. Aji Prasetya Wibawa, M.MT., Ph.D. Tujuannya adalah untuk meninjau dan meningkatkan kurikulum agar lebih berkualitas, relevan, dan berdaya saing.

Kegiatan ini dihadiri secara aktif oleh Ketua dan Sekretaris Jurusan, serta seluruh dosen dan tenaga kependidikan Jurusan Teknik Informatika. Partisipasi penuh ini menunjukkan komitmen bersama untuk mewujudkan kurikulum yang unggul.

Kegiatan tinjauan kurikulum ini menghasilkan beberapa kesimpulan penting. Kedua materi dari para narasumber memberikan kontribusi yang signifikan dalam penguatan arah pengembangan kurikulum. Fokus pengembangan adalah pada peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian, dan publikasi ilmiah.

Sebagai tindak lanjut, Departemen Teknik Informatika akan menganalisis hasil diskusi dan rekomendasi dari narasumber secara sistematis. Hasil analisis tersebut akan menjadi dasar perbaikan kurikulum pada tahun berikutnya. Langkah ini diharapkan dapat mendukung pencapaian Akreditasi Unggul dan meningkatkan produktivitas penelitian serta publikasi.

Saran Strategis untuk Peningkatan Kualitas Berdasarkan tinjauan tersebut, beberapa saran strategis muncul untuk ditindaklanjuti:

  1. Integrasi Topik Terkini: Departemen perlu mengintegrasikan topik-topik terbaru dalam bidang Informatika ke dalam kurikulum. Hal ini bertujuan agar materi perkuliahan tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  2. Peningkatan Kapasitas Dosen: Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dosen sangat ditekankan. Salah satunya melalui studi lanjut ke jenjang doktoral (S3) untuk memperkuat kapasitas akademik dan penelitian.
  3. Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan: Pengembangan kompetensi dosen perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pelatihan profesional, lokakarya, dan sertifikasi. Hal ini bertujuan agar kemampuan pedagogis dan teknis dosen selaras dengan kebutuhan industri dan masyarakat, sesuai dengan pendekatan *Outcomes Based Education* (OBE). 

Kegiatan berjalan lancar sesuai dengan agenda berikut:

  • Sesi 1 (09.00 – 12.00): Membahas materi “Sinergi Informatika S1 dan S2 Melalui Riset dan Publikasi” oleh Prof. Aji Prasetya Wibawa, M.MT., Ph.D.
  • Sesi 2 (13.00 – 15.00): Pembahasan materi “Mencapai Akreditasi Unggul Program Sarjana dan Magister Bidang Informatika” oleh Prof. Wayan Firdaus Mahmudy, M.T., Ph.D.

Kedua sesi dipandu oleh moderator Nurizal Dwi Priandani, S.Kom., M.Kom. dan diakhiri dengan diskusi interaktif serta sesi tanya jawab. Acara ditutup dengan penyerahan cenderamata (vandel) kepada para narasumber dan sesi foto bersama seluruh peserta. Dengan terlaksananya kegiatan ini, Departemen Teknik Informatika berharap dapat segera mewujudkan kurikulum yang berdampak positif dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Related news